PemerintahanRiau

Wujud Nyata Komitmen: Gubri Abdul Wahid Gratiskan Pendidikan dan Seragam untuk Siswa Riau

37
×

Wujud Nyata Komitmen: Gubri Abdul Wahid Gratiskan Pendidikan dan Seragam untuk Siswa Riau

Sebarkan artikel ini
Gratis Pendidikan
Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid

PEKANBARU, (LA) – Pemerataan akses pendidikan terus menjadi prioritas utama Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto. Tak hanya membangun infrastruktur, pasangan ini juga mewujudkan komitmennya dalam menyediakan pendidikan gratis yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui program unggulan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), Pemerintah Provinsi Riau mengupayakan agar seluruh anak di Riau bisa mengenyam pendidikan tanpa hambatan biaya.

BOSDA untuk SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta

Salah satu realisasi konkret dalam 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Riau adalah penyaluran BOSDA kepada seluruh jenjang SMA/SMK/SLB baik negeri maupun swasta. Bahkan, BOSDA afirmasi juga diberikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri.

“Tahun ajaran 2024/2025, BOSDA afirmasi sudah diberikan kepada 842 siswa di enam kabupaten/kota. Pada tahun ajaran 2025, jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 3.150 siswa di 12 kabupaten/kota,” jelas Gubernur Abdul Wahid, Minggu (1/5/25).

Seragam Gratis untuk 110.000 Siswa Baru

Untuk meringankan beban keluarga, Pemprov Riau juga mengalokasikan bantuan seragam gratis kepada siswa baru. Sebanyak 110.000 siswa SMA/SMK/SLB di 12 kabupaten/kota akan menerima bantuan seragam ini pada tahun ajaran 2025.

Dukungan untuk Pendidikan Keagamaan

Komitmen pemerintah juga mencakup pendidikan berbasis keagamaan. Sebanyak 373 Madrasah Aliyah swasta di Riau menerima bantuan operasional untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan religius.

Sekolah Rakyat: Inovasi Baru Atasi Anak Putus Sekolah

Dalam upaya jangka panjang, Pemprov Riau juga memperkenalkan Sekolah Rakyat sebagai solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terancam putus sekolah. Tahap pertama akan dimulai tahun ini, dengan membuka kelas di Gedung Asrama Haji Provinsi Riau, yang disiapkan untuk menampung 50 siswa tingkat SMA.

Rencana tahap kedua akan dilaksanakan di wilayah Pasir Putih, yang akan menjadi lokasi pembangunan sekolah rakyat permanen di masa depan.

Komitmen Berkelanjutan untuk Masa Depan Riau

Program-program ini bukan hanya bentuk realisasi janji politik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Riau yang unggul dan setara. Gubernur Abdul Wahid menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, bukan beban bagi orang tua.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak Riau yang berhenti sekolah hanya karena faktor biaya. Ini adalah langkah konkret untuk Riau yang lebih maju dan adil,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan