PekanbaruPemerintahan

Kolaborasi LAM dan DMDI: Perangi Narkoba di Pekanbaru, Sambut HUT ke-241 Kota Pekanbaru

20
×

Kolaborasi LAM dan DMDI: Perangi Narkoba di Pekanbaru, Sambut HUT ke-241 Kota Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
LAM
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar secara resmi membuka kegiatan penyuluhan anti-narkoba, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan tes urine yang digelar di Balai Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru - Pekanbaru.go.id

Pekanbaru, (LA) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-241 Kota Pekanbaru, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru dan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) meluncurkan kegiatan bertema kesehatan dan pemberantasan narkoba. Bertempat di Balai Adat LAM Pekanbaru, acara ini mencakup penyuluhan anti-narkoba, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan tes urine, serta secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar.

Dukungan Pemko Pekanbaru dalam Pemberantasan Narkoba

Wawako Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan apresiasinya kepada LAM dan DMDI atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini mendukung visi Pemko Pekanbaru dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

“Atas nama Pemko Pekanbaru, kami mengucapkan terima kasih kepada LAM dan DMDI atas inisiatif luar biasa ini. Upaya ini sejalan dengan komitmen kami untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, Markarius juga menghadiri rapat bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi dan Kota Pekanbaru, membahas strategi pemberantasan narkoba melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Langkah Strategis Melibatkan Tokoh Adat dan Agama

Markarius menekankan pentingnya peran tokoh adat dan agama dalam penyuluhan bahaya narkoba.

“Para tokoh adat dan agama memiliki pengaruh besar di lingkungan mereka. Pesan yang disampaikan melalui mimbar dakwah atau forum adat cenderung diterima dengan baik oleh masyarakat,” jelasnya.

Sebagai Ketua DMDI Pekanbaru, Markarius juga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan program perdana organisasi tersebut setelah pelantikan pengurus baru tiga pekan lalu.

“Program ini adalah langkah awal kami. Ini adalah kolaborasi nyata antara DMDI dan LAM dalam membangun Pekanbaru yang lebih baik,” tambahnya.

Tes Urine bagi Pengurus DMDI: Komitmen Tanpa Toleransi

Dalam upaya menunjukkan komitmen anti-narkoba, seluruh pengurus DMDI menjalani tes urine sebagai bagian dari kegiatan ini. Markarius menegaskan bahwa pengurus yang terindikasi menyalahgunakan narkoba akan langsung dinonaktifkan.

“Kami ingin memberi contoh. Dimulai dari internal organisasi, semua pengurus harus bebas dari narkoba,” tegasnya.

Rangkaian Kegiatan yang Beragam

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini mencakup:

  • Penyuluhan Anti-Narkoba: Disampaikan oleh BNN Kota Pekanbaru.

  • Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Terbuka untuk masyarakat umum.

  • Donor Darah: Melibatkan relawan dan peserta kegiatan.

  • Tes Urine: Dilakukan pada pengurus DMDI untuk memastikan komitmen anti-narkoba.

Momentum HUT Pekanbaru untuk Membangun Kota Sehat

Di penghujung sambutannya, Markarius mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum HUT ke-241 Kota Pekanbaru sebagai ajang memperkuat komitmen membangun kota yang sehat, aman, dan berbudaya.

“Budaya Melayu tidak memberi ruang bagi narkoba. Mari bersama kita jadikan Pekanbaru kota yang maju, beradab, dan bebas dari narkoba,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara LAM, DMDI, dan BNN dalam menciptakan Pekanbaru yang sehat dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan