Magelang, (LA) – Ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Gubernur Riau, Abdul Wahid, berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang dalam rangka kegiatan retret kepemimpinan. Acara ini dimulai pada Jumat (21/2/2025) dan akan berlangsung selama delapan hari hingga 28 Februari 2025.
Pendaftaran dan Pembagian Pleton
Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, para peserta segera melakukan registrasi di Wisma Sumbing. Panitia telah menyiapkan satu kendaraan untuk setiap kepala daerah guna memastikan kelancaran mobilisasi. Setelah itu, pengarahan diberikan oleh Inspektur Jenderal Polisi Makhrozi dan Direktur Umum Akmil.
Dalam pengarahan ini, para kepala daerah dibagi ke dalam 15 pleton. Gubernur Riau, Abdul Wahid, tergabung dalam Pleton 1A, Kompi 1. Dengan mengenakan seragam ala Komponen Cadangan (Komcad) yang diterima saat registrasi, Wahid tampak antusias mengikuti agenda kegiatan.
baca juga KPU Riau Tetapkan Abdul Wahid-SF Hariyanto Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih 2025-2030
Penguatan Kedisiplinan dan Jiwa Kepemimpinan
Pukul 16.00 WIB, seluruh peserta berbaris sesuai pleton masing-masing di depan Wisma Sumbing, dipimpin oleh komandan pleton (Danton) dari Akmil yang didampingi oleh panitia. Selanjutnya, mereka bergerak menuju Graha Utama dengan diiringi penampilan drum band Cakra Lokananta.
Menurut Abdul Wahid, retret ini bukan hanya soal kedisiplinan tetapi juga memberikan wawasan baru dalam kepemimpinan. Ia mengapresiasi pelatihan ini sebagai ajang menempa mental dan kebiasaan menghargai waktu.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam membentuk kedisiplinan. Semua kegiatan harus dilaksanakan tepat waktu,” ujarnya.
Terkait dengan latihan fisik, seperti baris-berbaris yang menjadi bagian dari kegiatan, Wahid menyatakan bahwa dirinya tidak mengalami kendala.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Saya sudah terbiasa berolahraga, jadi tidak ada masalah,” ungkapnya.
Ajang Silaturahmi dan Tukar Pengalaman
Selain menanamkan kedisiplinan, acara ini juga menjadi wadah bagi kepala daerah untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam mengelola pemerintahan di daerah masing-masing.
“Di sini ada ratusan kepala daerah dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Ini menjadi kesempatan bagus untuk saling berbagi wawasan serta solusi terhadap berbagai persoalan daerah,” tambah Wahid, yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI.
Retret ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan para kepala daerah dalam menghadapi tantangan di wilayah masing-masing, serta mempererat sinergi antar pemimpin daerah demi kemajuan Indonesia.













