Otomotif

Toyota Pertahankan Gelar Raja Otomotif Dunia, Kendaraan Hybrid Jadi Andalan

21
×

Toyota Pertahankan Gelar Raja Otomotif Dunia, Kendaraan Hybrid Jadi Andalan

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, (LA) – Toyota kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mempertahankan gelar sebagai raja otomotif dunia pada tahun 2024. Raksasa otomotif asal Jepang ini mencatatkan total penjualan kendaraan baru sebanyak 10.821.480 unit, menjadikannya yang terlaris secara global untuk kelima kalinya berturut-turut.

Capaian Luar Biasa Toyota

Dari total penjualan tersebut, merek Toyota (termasuk Lexus) menyumbang angka signifikan dengan 10.159.336 unit kendaraan. Prestasi ini tidak terlepas dari keberhasilan Toyota dalam merespons kebutuhan pasar dengan menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan.

Sepanjang tahun 2024, kendaraan elektrifikasi Toyota, termasuk hybrid, mild hybrid, plug-in hybrid (PHEV), baterai listrik (BEV), dan sel bahan bakar hidrogen (FCEV), menyumbang 44% dari total penjualan global Toyota, atau sekitar 4.532.721 unit.

Dominasi Teknologi Hybrid

Di antara berbagai teknologi elektrifikasi, mobil hybrid menjadi kontributor terbesar dengan penjualan mencapai 4.142.412 unit. Angka ini menyumbang 40,8% dari total penjualan global Toyota.

Kontribusi teknologi lainnya meliputi:

  •  Plug-in Hybrid (PHEV): 153.829 unit.
  • Battery Electric Vehicle (BEV): 139.892 unit.
  • Mild Hybrid: 94.810 unit.
  • Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV): 1.778 unit.

Meski teknologi BEV mulai mendapatkan perhatian, penjualannya hanya menyumbang 1,4% dari total penjualan Toyota pada tahun 2024. Hal ini menegaskan bahwa teknologi hybrid masih menjadi andalan utama Toyota di pasar global.

Tantangan dan Keunggulan Toyota

Toyota sebenarnya menghadapi penurunan penjualan global sebesar 3,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh melemahnya penjualan di Jepang akibat masalah tata kelola prosedur uji sertifikasi, terutama pada merek Daihatsu.

Namun, Toyota tetap mampu mempertahankan posisinya di puncak. Hal ini berbanding terbalik dengan saingan utamanya, Volkswagen Group, yang melaporkan penurunan penjualan sebesar 2,3% menjadi 9 juta unit. Penurunan tersebut terjadi karena tekanan persaingan harga di pasar utama seperti China dan upaya efisiensi biaya di Eropa.

Kunci Sukses Toyota

Keberhasilan Toyota mempertahankan gelar raja otomotif dunia tidak terlepas dari strategi diversifikasi produk, khususnya dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Dengan meningkatnya permintaan global untuk teknologi elektrifikasi, Toyota berhasil memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat dominasinya.

Meskipun menghadapi tantangan internal dan eksternal, Toyota menunjukkan bahwa inovasi teknologi dan strategi pasar yang adaptif adalah kunci utama dalam mempertahankan kepemimpinan di industri otomotif global.

Tinggalkan Balasan