Nasional

Bastian Minta Satgas PKH Berau Lebih Cermat Menertibkan Kebun Sawit

Avatar
34
×

Bastian Minta Satgas PKH Berau Lebih Cermat Menertibkan Kebun Sawit

Sebarkan artikel ini

Bastian Minta Satgas PKH Berau Lebih Cermat Menertibkan Kebun Sawit

Kab.Berau,Kaltim (L.A) – Ketua GM FKPPI Kalimantan Timur (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri), Bastian, menyampaikan sikap tegas terkait pelaksanaan penertiban kebun sawit oleh Satgas Gabungan Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kabupaten Berau.

Ia menilai kebijakan yang saat ini dijalankan perlu dikaji ulang secara menyeluruh dan berpijak pada regulasi yang jelas serta berkeadilan.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul pemasangan papan larangan dan penyitaan lahan oleh Satgas PKH di sejumlah titik. Dalam praktiknya, langkah tersebut dinilai justru menyasar kebun sawit milik rakyat, bukan kebun sawit milik perusahaan besar sebagaimana tujuan utama penertiban kawasan hutan.

 

Berdasarkan hasil pemantauan dan analisis data di lapangan, Bastian menyebut mayoritas kebun sawit yang berada di kawasan KBK di Kabupaten Berau merupakan kebun milik masyarakat. Kebun-kebun tersebut telah lama dikelola secara mandiri dan menjadi sumber penghidupan utama bagi warga setempat.

 

Menurutnya, fakta ini tidak boleh diabaikan dalam proses penertiban. Kesalahan dalam membaca kondisi lapangan berpotensi melahirkan kebijakan yang tidak tepat sasaran dan justru memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat.

 

Bastian secara khusus mengingatkan agar Satgas PKH berhati-hati dalam menyusun dan menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto. Kekeliruan dalam mengklasifikasikan kebun rakyat sebagai kebun perusahaan dapat menciptakan persepsi yang keliru di tingkat pusat.

 

Ia menegaskan, dampak dari kesalahan tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil.

Petani sawit yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kebunnya berisiko kehilangan sumber ekonomi tanpa adanya kejelasan solusi pengganti.

 

Selain itu, Bastian menyoroti keterlibatan Satgas Gabungan PKH yang terdiri dari berbagai institusi negara. Menurutnya, keterlibatan lintas lembaga seharusnya memperkuat akurasi kebijakan dan kehati-hatian dalam bertindak, bukan justru melahirkan pendekatan yang kaku dan seragam.

 

Ia menegaskan bahwa setiap tindakan penertiban wajib didasarkan pada kajian hukum yang komprehensif, pemetaan tata ruang yang akurat, serta pertimbangan sosial ekonomi masyarakat. Pendekatan yang semata-mata administratif dinilai tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan yang kompleks ini.

 

Penegakan hukum, lanjutnya, memang penting sebagai bentuk kehadiran negara. Namun, penegakan hukum yang mengabaikan rasa keadilan justru berpotensi melukai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

 

Dalam konteks penertiban kawasan hutan, Bastian menekankan pentingnya membedakan secara tegas antara pelanggaran yang dilakukan oleh korporasi besar dengan realitas kebun rakyat yang sudah lama ada dan menjadi penopang kehidupan keluarga.

 

Ia menilai persoalan kebun sawit rakyat di kawasan hutan tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu arah. Negara harus hadir dengan solusi yang manusiawi, bertahap, dan berorientasi pada kepastian hukum.

 

GM FKPPI Kalimantan Timur, kata dia, mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi kebijakan secara menyeluruh.
Evaluasi tersebut penting agar langkah penertiban tidak bertentangan dengan prinsip keadilan sosial.

 

Selain itu, Bastian menekankan pentingnya membuka ruang dialog dengan masyarakat terdampak. Keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dinilai sebagai kunci untuk mencegah konflik dan keresahan sosial di daerah.

 

Solusi yang diharapkan bukan sekadar penyitaan lahan atau pemasangan papan larangan. Yang dibutuhkan adalah kejelasan status hukum lahan, mekanisme pengelolaan yang adil, serta perlindungan terhadap ekonomi rakyat kecil.

“Negara harus hadir dengan kebijakan yang tegas namun berkeadilan. Menata kawasan hutan jangan sampai mengorbankan rakyat kecil yang selama ini justru hidup berdampingan dengan alam,” tegas Bastian.

 

Sumber : Bastian, Ketua GM FKPPI Kaltim
Editor : Teguh S.H
Penerbit : Redaksi

Tinggalkan Balasan