BeritaNasionalPemerintahanWisata

Warga Pulau Maratua Harap Percepatan Pembangunan Tanggul Pemecah Ombak,Abrasi Pantai Jadi Ancaman Serius

Avatar
37
×

Warga Pulau Maratua Harap Percepatan Pembangunan Tanggul Pemecah Ombak,Abrasi Pantai Jadi Ancaman Serius

Sebarkan artikel ini

Warga Pulau Maratua Harap Percepatan Pembangunan Tanggul Pemecah Ombak,Abrasi Pantai Jadi Ancaman Serius

Berau, Kalimantan Timur (LA) – Warga dan pelaku usaha wisata di Pulau Maratua mendesak pemerintah untuk segera membangun pagar ombak atau tanggul pemecah ombak guna melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan gelombang tinggi.Senin(3/02/25)

Pulau yang terkenal dengan keindahan objek wisatanya ini semakin terancam oleh abrasi pantai akibat perubahan cuaca ekstrem dan pasang surut air laut.

Beberapa warga kampung Teluk harapan mengaku resah dengan dampak abrasi yang semakin parah terkhusus di kampung Teluk harapan, dimana puluhan pohon kelapa yang selama ini menjadi bagian dari pencegahan terjadinya cuaca extreme telah tumbang di hantam ombak.

“Jika tidak segera ditangani, garis pantai bisa terus terkikis, merusak ekosistem dan fasilitas wisata di sini,banyak pohon kelapa di pesisir kampung telah roboh dihantam ombak” ujar seorang warga teluk harapan

Pagar ombak sangat diperlukan selain melindungi rumah warga,lingkungan, pembangunan pagar ombak dinilai penting untuk menjaga aktivitas wisata yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat setempat.

Pasalnya Ombak besar yang menghantam bibir pantai seperti yang terjadi di kampung teluk harapan berkisar 25 meter telah abrasi akibat perubahan cuaca extreme dari tahun ketahun.

Menurut warga Teluk harapan,Pengambil Kebijakan diPemerintahan Kabupaten Berau sebelumnya telah menyatakan ditahun 2023 telah menerima usulan tersebut dan pembangunan pagar ombak akan dikhususkan lebih dulu di kampung teluk harapan dan pulau Derawan sebab anggaranya telah dikucurkan.Hal ini diketahui saat kunjungan yang berlangsung di kampung teluk harapan pada tahun lalu.

Progres pembangunan tersebut hingga saat ini masih menjadi penantian warga pulau maratua, khususnya masyarakat kampung teluk harapan.

Warga berharap langkah seperti pemasangan pemecah gelombang atau rehabilitasi mangrove menjadi beberapa opsi yang dipertimbangkan untuk menjaga kelestarian pulau wisata ini kedepannya, sebab pulau Maratua bukan pulau kosong tapi adalah pulau wisata yang dihuni ribuan warga yang terdiri dari 4 kampung.

Terkait ini,warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata agar Pulau Maratua khususnya kampung teluk harapan segera dibangunkan tanggul pemecah ombak agar dapat meminimalisir saat terjadi cuaca extreme.

Tinggalkan Balasan