Berita

Reviu Peran Bunda PAUD: Strategi Baru Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua

35
×

Reviu Peran Bunda PAUD: Strategi Baru Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua

Sebarkan artikel ini

Jakarta, (LA) – Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di bawah naungan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) menggelar reviu Pedoman Peran Bunda PAUD serta menyusun indikator capaian peran Bunda PAUD di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jakarta. Langkah ini bertujuan memperkuat regulasi pendidikan PAUD yang sejalan dengan visi #PendidikanBermutuUntukSemua.

Bunda PAUD: Mitra Strategis dalam Pendidikan Nasional

Menurut Widyaprada Ahli Madya Direktorat PAUD, Lestari Kusuma Wardani, Bunda PAUD memiliki peran penting sebagai penggerak, inspirator, dan fasilitator untuk mendukung visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Bunda PAUD hadir di setiap tingkatan wilayah, memastikan bahwa program-program prioritas dapat dirasakan oleh semua masyarakat,” ujar Lestari.

Visi ini diimplementasikan melalui enam program prioritas Kemendikdasmen:

1. Penguatan Pendidikan Karakter

• Pelatihan bimbingan konseling (BK) dan pendidikan nilai bagi guru.

• Peningkatan kompetensi guru BK dan agama.

• Penyediaan makan siang bergizi dan penanaman tujuh kebiasaan anak Indonesia.

2. Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan

• Dukungan rumah belajar, pendidikan jarak jauh, dan PAUD.

• Fasilitasi relawan mengajar di daerah terpencil.

3. Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru

• Pelatihan kompetensi dan sertifikasi untuk kesejahteraan guru.

4. Penguatan Pendidikan Unggul

• Literasi, numerasi, sains, dan teknologi sejak usia dini.

• Pengembangan sekolah unggul dan pendidikan vokasi.

5. Pemenuhan Sarana dan Prasarana

• Renovasi dan pembangunan infrastruktur sekolah.

6. Pengembangan Bahasa dan Sastra

• Perlindungan bahasa daerah dan penginternasionalan Bahasa Indonesia.

Fokus pada PAUD Holistik Integratif

Tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan PAUD di Indonesia. Kebijakan PAUD Holistik Integratif (HI) mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak.

Dr. Rudiyanto, pakar PAUD dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menekankan pentingnya apresiasi terhadap Bunda PAUD atas kontribusi mereka dalam memajukan layanan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Program Prioritas Bunda PAUD

Untuk menyelaraskan program kerja Bunda PAUD, sejumlah usulan dihadirkan:

• Wajib Belajar 13 Tahun dengan 1 tahun PAUD pra-sekolah.

• Program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak PAUD.

• Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, seperti menghapus tes calistung.

• Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) untuk membangun karakter anak sejak dini.

Peran Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD

Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD dibentuk untuk membantu tugas Bunda PAUD dalam meningkatkan layanan pendidikan berkualitas. Tugas ini termasuk memastikan pemenuhan layanan holistik integratif dan mengelola sumber daya secara efektif.

Masa Depan Pendidikan Anak Usia Dini

Dengan visi yang kuat, program strategis, dan dukungan para Bunda PAUD, pemerintah optimis menciptakan ekosistem pendidikan yang ramah anak dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal sekaligus membentuk generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan