Berita

Evakuasi Korban Longsor di Tiban Batam Tuntas, Kolaborasi Tim Gabungan Jadi Kunci

22
×

Evakuasi Korban Longsor di Tiban Batam Tuntas, Kolaborasi Tim Gabungan Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
longsor tiban
Polda Kepri bersama tim gabungan berhasil menyelesaikan misi pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi, Blok S, Kota Batam.

Batam, (LA) – Operasi kemanusiaan Aman Nusa II oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menuntaskan misi pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi, Kota Batam. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai institusi menyelesaikan pencarian intensif selama kurang lebih 16 jam. Dua korban terakhir ditemukan pada Senin (13/1/2025) sekitar pukul 15:35 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Proses Evakuasi Penuh Tantangan

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengungkapkan bahwa kedua korban ditemukan di bawah timbunan material longsor sedalam dua meter.

“Proses pencarian melibatkan 375 personel Kepolisian, 88 personel TNI, serta 138 personel dari BPBD, Basarnas, Satpol PP, Damkar, dan masyarakat setempat. Alat berat dan unit K9 juga diterjunkan untuk membantu mendeteksi korban di area sulit dijangkau,” jelasnya.

Kondisi cuaca yang tidak menentu dan tanah labil menjadi tantangan utama tim di lapangan. Namun, kerja keras dan sinergi semua pihak membuahkan hasil.

“Kami bersyukur kedua korban berhasil ditemukan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam operasi ini,” ujar Kombes Pol. Zahwani.

Dukungan Pemulihan Korban dan Warga Terdampak

Sebagai bagian dari pemulihan, Polda Kepri mendirikan dapur lapangan untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak dan petugas di lokasi bencana. Selain itu, posko kesehatan juga didirikan untuk memberikan layanan medis darurat.

Untuk mendukung pemulihan psikologis, terutama bagi anak-anak dan keluarga korban, kegiatan trauma healing atau Psychological First Aid (PFA) digelar di lokasi pengungsian.

“Pendekatan ini penting agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera pulih, baik secara fisik maupun mental,” tambahnya.

Barang Berharga dan Bantuan Logistik Disalurkan

Dalam proses evakuasi, sejumlah barang berharga milik korban berhasil ditemukan dan diserahkan kepada Ketua RT setempat di posko bencana. Bantuan logistik juga mengalir dari berbagai pihak, termasuk Artha Graha Peduli dan Yayasan Buddha Tzu Chi, yang menyediakan makanan dan sembako untuk korban serta petugas.

Kesiapsiagaan Pasca-Bencana

Dengan selesainya pencarian korban, operasi resmi dinyatakan tuntas. Namun, satu regu anggota Satbrimob Polda Kepri, Polresta Barelang, TNI, dan instansi terkait tetap siaga di posko bencana untuk mengantisipasi situasi pasca-bencana.

Kombes Pol. Zahwani juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

“Masyarakat diharapkan memantau informasi cuaca terkini dari sumber terpercaya dan mengikuti arahan pihak berwenang,” tuturnya.

Operasi Aman Nusa II menunjukkan pentingnya sinergi lintas institusi dalam menangani bencana. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat evakuasi tetapi juga meringankan beban para korban. Ke depan, kesiapsiagaan dan kepedulian semacam ini diharapkan terus menjadi contoh dalam penanganan bencana di Indonesia.

Tinggalkan Balasan