BeritaOlahraga

Renovasi Stadion Kanjuruhan Hampir Rampung: Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Penonton

25
×

Renovasi Stadion Kanjuruhan Hampir Rampung: Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Penonton

Sebarkan artikel ini

Malang, (LA) – Renovasi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang hampir mencapai tahap akhir dengan progres pengerjaan mencapai 99,5 persen. Proyek renovasi ini ditargetkan selesai pada 31 Desember 2024, dengan berbagai pembaruan yang mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan sesuai standar FIFA.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, dalam kunjungannya pada Sabtu (28/12/2024), menyampaikan apresiasi atas kemajuan renovasi tersebut. “Alhamdulillah, hampir selesai. Mohon penyelesaian monumen dan landscape dirapikan. Tambahkan juga pohon tinggi seperti bambu agar area lebih hijau dan asri,” ujar Diana.

Gate 13 Tetap Dipertahankan dengan Proteksi Tambahan

Gate 13, yang menjadi lokasi insiden tragis pada Oktober 2022, dipertahankan dengan beberapa penyesuaian. Railing yang ada tetap dijaga, tetapi ditambahkan proteksi seperti pagar besi untuk memastikan tidak ada lagi insiden serupa di masa depan.

“Untuk railing di Gate 13, mohon dipertahankan sesuai kondisi eksisting. Namun, tambahkan proteksi supaya lebih aman,” pesan Diana.

Renovasi ini dilakukan setelah hasil evaluasi teknis menunjukkan bangunan Stadion Kanjuruhan sebelumnya tidak sepenuhnya memenuhi standar keselamatan dan belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Presiden Joko Widodo langsung menginstruksikan Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk merombak stadion guna memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan.

stadion kanjuruhan Darmadi Sasongko/Merdeka.com

Lingkup Renovasi dan Kapasitas Baru Stadion

Menurut Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Airyn Saputri Harahap, renovasi stadion dimulai pada 4 September 2023 dengan anggaran sebesar Rp357,84 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh Waskita – Abipraya KSO dengan manajemen konstruksi Bina KSO Yodya.

“Lingkup pekerjaan meliputi pembongkaran stadion lama, renovasi bangunan utama, landscape, track atletik, lapangan sepak bola, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP),” jelas Airyn.

Stadion Kanjuruhan kini memiliki total luas 3,4 hektar dan kapasitas 21.603 penonton. Bangunan terdiri dari:

•Tribun Barat: VVIP (108 seat), VIP (2.465 seat), Media (134 seat), Disabilitas (16 seat).

•Tribun Timur: 4.352 seat.

•Tribun Utara dan Selatan: Masing-masing 7.264 seat.

Standar Keamanan dan Kenyamanan Penonton

Renovasi ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penonton, termasuk penambahan jalur evakuasi, pembaruan konstruksi, sistem kelistrikan, dan fasilitas keamanan lainnya. Semua pembaruan ini dilakukan sesuai dengan panduan FIFA.

“Renovasi ini diharapkan tidak hanya menjadikan Stadion Kanjuruhan lebih aman dan nyaman tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Malang dan Indonesia,” tandas Airyn.

Wamen Pu Diana Kusumastuti Darmadi Sasongko/Merdeka.com

Kehadiran Pejabat dan Komitmen Bersama

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Diana didampingi oleh Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Essy Asiah, Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali Gunadi Antariksa, serta Direktur Utama Brantas Abipraya Sugeng Rochadi.

Dengan semangat kolaborasi ini, Stadion Kanjuruhan diharapkan siap menjadi tuan rumah berbagai pertandingan besar dengan standar internasional yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan