Malaysia, (LA) – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) memulai kegiatan magang mereka di IKOP Pharmacy, sebuah perusahaan farmasi lokal di Kuantan, negara bagian Pahang, Malaysia, pada hari Selasa (17/12/2024).
Perusahaan farmasi ini merupakan bagian dari International Islamic University Malaysia (IIUM), yang memiliki fasilitas produksi dengan standar Good Manufacturing Practice (GMP) dan berkomitmen untuk mematuhi persyaratan Syariah dan standar internasional.
Program magang selama tiga hari yang berlangsung sejak Selasa hingga Kamis (17-19/11/2024) ini diikuti oleh 19 mahasiswa Prodi Farmasi Umri yang dibimbing oleh Ketua Prodi Farmasi Umri, Apt. Dewi Gulyla Hari MFarm, kepala Laboratorium Farmasi Umri Apt. Tri Nova Lobena MSi. dan dosen-dosen Prodi Farmasi Umri lainnya, yaitu Dr Apt. Noveri Rahmawari, Apt. Nursyafni Lunis MFarm, Apt. Muh Azhari MFarm, dan Apt. Nawwar Irfan MFarm.
Kegiatan magang diawali dengan sambutan hangat dari plant manager IKOP Farmasi, Nur Khairunnisa binti Husain, yang memperkenalkan para peserta magang dan menjelaskan bahwa IKOP Farmasi dilengkapi dengan fasilitas produksi yang canggih.
Baca juga
“IKOP Pharmacy merupakan bagian dari IIUM dan memiliki instrumen analisis canggih yang dapat mendukung kualitas produk. Berkat keunggulan tersebut, produk IKOP Pharmacy juga telah mendapatkan sertifikat halal dari Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dan beberapa produknya juga telah dipasarkan dan digunakan di berbagai rumah sakit pemerintah di Malaysia,” ujar Nur Khairunnisa.
Dalam kesempatan yang sama, Dewi Gulyla Hari MFarm, ketua Program Studi Farmasi Umri, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan dan kesempatan yang diberikan, yang ia harapkan dapat memberikan manfaat bagi Umri dalam berbagai hal.
“Kami berterima kasih atas kesempatan magang ini dan berharap kegiatan ini akan memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa farmasi Umri untuk mempraktekkan ilmunya di universitas. Hal ini tentunya akan memberikan banyak manfaat dan pengalaman yang berharga bagi para peserta magang,” harap Dewi.
Selain itu, Dewi Gulyla mengatakan magang ini akan berfokus pada proses pembuatan obat yang sesuai dengan standar internasional dan hukum syariah.
“Magang ini akan berlangsung selama tiga hari dan selama magang, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmunya di bidang ini serta proses pembuatan obat yang sesuai dengan standar internasional dan hukum syariah,” kata ketua program studi farmasi Umri ini.
Dia menambahkan bahwa para peserta pelatihan juga akan dilibatkan dalam pengujian analisis produk. “Selain itu, mereka juga akan dilibatkan dalam pengujian dan analisis produk dengan menggunakan peralatan canggih milik IKOP Farmasi dan mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya sertifikasi halal dalam industri farmasi serta penerapan sistem GMP untuk menjaga kualitas dan keamanan produk,” pungkas Dewi Gulyla.
Magang di IKOP Farmasi juga memberikan pengalaman berharga dalam lingkungan industri yang mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. Dengan kesempatan ini, mahasiswa dapat memperluas jaringan profesional mereka dan meningkatkan keterampilan teknis dan bisnis yang dibutuhkan dalam industri farmasi global.













