(www.Literasiaktual.com)- Keselamatan penyelam tidak hanya ditentukan oleh keterampilan dan peralatan selam, tetapi juga oleh kesiapan sistem penanganan darurat. Salah satu alat paling vital dalam dunia penyelaman adalah chamber hiperbarik atau ruang dekompresi dan rekompresi yang berfungsi menangani penyakit dekompresi atau decompression illness (DCI), yang kerap disebut penyakit penyelam.
Chamber hiperbarik bekerja dengan metode terapi oksigen murni seratus persen pada tekanan tinggi. Prinsip kerjanya mensimulasikan tekanan atmosfer seperti saat berada di kedalaman laut, sehingga membantu menghilangkan gelembung nitrogen yang terbentuk dalam darah dan jaringan tubuh akibat perubahan tekanan yang terlalu cepat saat naik ke permukaan.
Penyakit dekompresi merupakan risiko serius dalam aktivitas penyelaman, terutama pada penyelaman dalam, penyelaman berulang, serta penyelaman komersial. Gejalanya dapat berupa nyeri sendi, gangguan saraf, sesak napas, hingga kehilangan kesadaran. Tanpa penanganan cepat melalui chamber hiperbarik, kondisi ini dapat berakibat fatal atau menimbulkan kecacatan permanen.
Fungsi utama chamber hiperbarik adalah melakukan pengobatan penyakit dekompresi dengan cara menaikkan dan menurunkan tekanan secara bertahap dan terkontrol. Proses ini memungkinkan nitrogen keluar dari tubuh secara aman dan mengembalikan keseimbangan fisiologis penyelam.
Selain itu, chamber juga berfungsi sebagai nitrogen wash out atau pembilasan gas nitrogen berlebih yang terhirup, terutama pada penyelaman saturasi dan kegiatan bawah laut berisiko tinggi.














