Komisi V DPR Dorong Penguatan Anggaran Basarnas
Menanggapi laporan tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan Basarnas, terutama dari sisi anggaran. Ia menilai pemotongan alokasi dana untuk Basarnas tidak relevan di tengah tingginya potensi bencana alam yang dihadapi Indonesia.
“Seharusnya Basarnas mendapatkan tambahan anggaran, bukan justru muncul kabar adanya pemotongan, dengan situasi kebencanaan yang kita hadapi saat ini,” tegas Lasarus.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi dan akurasi data evakuasi yang menjadi dasar penentuan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Menurutnya, data korban selamat, meninggal, maupun luka harus terdokumentasi secara jelas agar tidak menimbulkan kebingungan publik.
“Data Basarnas itu sangat penting, karena berdasarkan evakuasi di lapangan: berapa yang dievakuasi, berapa yang selamat, meninggal, luka ringan, dan luka berat,” katanya.
Lasarus mengingatkan bahwa perbedaan data antar lembaga negara dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong koordinasi lintas instansi semakin diperkuat agar upaya penyelamatan warga ke depan dapat berjalan lebih efektif dan optimal.














