Dita Fajar memastikan bahwa partainya akan terus mengawal aspirasi tersebut melalui komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas serta semangat kebersamaan dalam memperjuangkan tujuan bersama demi kemajuan wilayah.
Sementara itu, Dewan Pembina DPD PSI Lebak, King Naga, menegaskan bahwa PSI harus menjadi kekuatan moral dan politik yang independen, berani mengkritik, serta tidak menjadi alat bagi kekuasaan.
“PSI bukan partai yang tunduk pada penguasa di Kabupaten Lebak. Justru sebaliknya, kita hadir untuk mengontrol, mengawasi, dan memastikan bahwa kebijakan pemerintah selalu berpihak pada masyarakat,” tandasnya.
Menurutnya, politik yang dijalankan PSI harus berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, serta keberpihakan kepada rakyat kecil. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan kader agar tidak terjebak dalam pragmatisme politik yang hanya mengejar kepentingan sesaat.
“Kalau ada kebijakan yang tidak pro-rakyat, PSI harus berani bersuara. Jangan takut. Kita adalah partai anak muda, partai yang lahir dari semangat perubahan,” ujarnya yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari para kader.
Red:Endang s














