HukrimPeristiwa

Hormati Keresahan Warga, Pihak Manajemen Paragon dan Saksi Beri Klarifikasi Sebenarnya

Rifky Rizal
4
×

Hormati Keresahan Warga, Pihak Manajemen Paragon dan Saksi Beri Klarifikasi Sebenarnya

Sebarkan artikel ini
Klarifikasi Paragon
Aksi Damai Masyarakat atas Dugaan Pesta LGBT di tempat hiburan New Paragon.

PEKANBARU – Pihak Management New Paragon dan Saksi beri Klarifikasi, Menanggapi gejolak sosial yang berujung pada aksi damai dan penyegelan oleh masyarakat di Tempat Hiburan Malam (THM) New Paragon pada Senin (02/02/2026)

Setelah dilakukan penelusuran mendalam dan klarifikasi langsung kepada pihak manajemen serta saksi di lokasi, bahwa video berdurasi 28 detik yang memicu kemarahan publik tersebut disinyalir hanya sebuah kesalahpahaman. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pihak Managemen dan Saksi menyatakan kegiatan yang terekam bukanlah pesta komunitas LGBT atau kontes waria, melainkan perayaan ulang tahun pengunjung biasa.

Pihak Manajemen New Paragon, pada Minggu (01/02/2026), menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil orang-orang yang berada dalam video tersebut untuk dimintai keterangan demi menjaga transparansi kepada publik.

“Kita sudah panggil orangnya, dan keterangan mereka, di dalam Room KTV tersebut tidak ada pesta LGBT. Mereka hanya merayakan ulang tahun, dan tidak benar adanya pesta LGBT seperti yang viral di media sosial,” ungkap salah seorang Manajer New Paragon saat dikonfirmasi media ini.

Pihak manajemen juga mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap nilai-nilai moral di Pekanbaru. Oleh karena itu, New Paragon menegaskan komitmennya untuk tetap mematuhi prosedur hukum dan menghormati adat istiadat setempat.

“Beberapa orang yang nampak di video itu sudah kita panggil dan mereka sudah mengklarifikasi. Kita juga tetap mematuhi prosedur yang ada dan berkomitmen menjaga Marwah Bumi Melayu,” tambahnya.

Kejadian di Dalam Video Viral

Tim investigasi Media LiterasiAktual.com berhasil menemui salah satu sosok yang terekam dalam video tersebut, berinisial ML. Ia meluruskan narasi yang berkembang liar di tengah masyarakat. Menurut ML, adegan yang dianggap “kontes” atau “pesta tidak wajar” tersebut hanyalah momen seru-seruan saat penyerahan kado.

“Itu acara ulang tahun seperti biasa. Yang terlihat di video hanya seru-seruan memberikan hadiah baju kepada yang ulang tahun. Tidak ada pesta LGBT seperti yang dituduhkan,” papar ML.

Ia juga menekankan bahwa tamu yang hadir dalam ruangan tersebut majemuk, terdiri dari laki-laki dan perempuan, layaknya pesta ulang tahun pada umumnya.

“Di situ banyak cowok dan cewek yang diundang oleh yang ulang tahun. Sekali lagi saya jelaskan, di situ tidak ada pesta waria ataupun LGBT,” tegasnya.

Sudah memberikan keterangan ke Kepolisian

Sebagai bentuk tanggung jawab dan untuk meredam isu yang simpang siur, ML dan rekannya yang berulang tahun telah bersikap kooperatif dengan aparat penegak hukum.

“Saya dan teman yang berulang tahun sudah memberikan keterangan juga ke Polresta Pekanbaru dan Polsek Lima Puluh atas beredarnya video itu,” jelas ML.

Ia berharap klarifikasi ini dapat menjernihkan suasana di tengah masyarakat Pekanbaru. Pihak New Paragon pun dinyatakan tidak terlibat dalam memfasilitasi kegiatan yang melanggar norma.

“Pihak New Paragon sudah memanggil yang bersangkutan, dan mereka tidak salah. Mereka hanya memberikan room KTV kepada pelanggan seperti biasa, dan tidak ada memfasilitasi apapun. Jadi intinya tidak ada Pesta LGBT, itu murni acara ulang tahun biasa,” tutup ML. (Tim)

Penulis: Rifky R Zaman

Tinggalkan Balasan