PekanbaruPemerintahan

Wali Kota Pekanbaru Tinjau Lokasi Rawan Banjir, Pemko Siapkan Langkah Antisipasi

63
×

Wali Kota Pekanbaru Tinjau Lokasi Rawan Banjir, Pemko Siapkan Langkah Antisipasi

Sebarkan artikel ini
Wako Agung Nugroho memantau titik- titik banjir di Kota Pekanbaru Jum'at (2/1/2026) malam

PEKANBARU, (LA) — Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah titik di Pekanbaru kembali masuk kategori rawan banjir. Merespons situasi itu, Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho melakukan peninjauan langsung pada malam Jumat (2/1/2026) ke sejumlah kawasan yang dikenal sebagai langganan genangan.

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah cepat Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memetakan persoalan di lapangan dan menyiapkan antisipasi jika debit air meningkat.

“Tadi kita sudah melihat beberapa tempat. Seperti di Meranti Pandak, Rejosari serta di kawasan Tirtonadi. Persoalan sudah kita petakan, dan segera langkah antisipasi bakal kita lakukan,” ujar Agung yang didampingi Pj Sekdako Pekanbaru Ingot Ahmad.

Pintu Air Diaktifkan, Anak Sungai Akan Dinormalisasi

Sebagai langkah penanggulangan awal, Agung menyebut Pemko akan mengaktifkan pintu air karena dari hasil pemantauan, ketinggian air di beberapa lokasi sudah mengkhawatirkan.

Selain itu, Pemko juga menyiapkan rencana normalisasi anak sungai agar aliran air tidak terjebak di permukiman maupun menutup akses jalan warga ketika hujan turun deras.

Relawan Disiapkan, Jalur Komunikasi Dibuka Lewat Grup WA

Untuk mempercepat respons saat keadaan darurat, Agung menyebut pihaknya sudah membentuk jalur komunikasi melalui grup WhatsApp yang melibatkan relawan antisipasi banjir. Skema ini dibuat agar laporan warga bisa cepat diterima dan bantuan dapat segera bergerak ke lokasi terdampak.

Jika kondisi memburuk akibat hujan lebat atau debit Sungai Siak naik, Pemko menyiapkan berbagai kebutuhan darurat, mulai dari tenda penampungan, dapur umum, bantuan sandang-pangan, hingga perahu karet untuk evakuasi.

Rencana Turap Sungai, Pemko Akan Koordinasi dengan Pemprov dan BWS

Ke depan, Agung juga menegaskan Pemko akan berkoordinasi dengan Pemprov Riau dan Balai Wilayah Sungai (BWS) terkait pembangunan turap di tepi sungai sebagai upaya mengurangi dampak air pasang yang bisa memicu banjir.

“Turap itu kewenangan provinsi atau pusat, kita akan koordinasi. Jika tidak bisa, Pemko akan minta izin untuk membangunnya,” katanya.

Imbauan Warga: Tetap Waspada hingga Pertengahan Bulan

Agung mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga pertengahan bulan ini. Ia meminta warga segera melapor bila melihat kondisi air mulai berbahaya agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

“Jika melihat tinggi air mengkhawatirkan, segera laporkan dan kami akan segera antisipasinya,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan