Siak

Bupati Siak Resmikan Dialog Multipihak GREEN-RIAU  Selamatkan Hutan Adat

Avatar
10
×

Bupati Siak Resmikan Dialog Multipihak GREEN-RIAU  Selamatkan Hutan Adat

Sebarkan artikel ini

SIAK (LA) – Bupati Siak, Afni Zulkifli, membuka Dialog Multipihak dan FGD Identifikasi Peran, Risiko Sosial, dan Mekanisme Tata Kelola dalam Pelaksanaan GREEN-RIAU di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Rabu (26/2/2026). Kegiatan ini melibatkan masyarakat adat, kelompok perhutanan sosial, dan komunitas lokal.

Bupati Afni menegaskan komitmennya terhadap lingkungan yang tertuang dalam visi-misi daerah. “Kalau ikhtiar diserahkan kepada pemda, kami dukung ke arah sana. Komitmen kami terhadap lingkungan jelas kami tunjukkan dalam visi-misi mewujudkan Siak hebat dan bermartabat berbasis ekologi,” ujarnya.

Fokus Program GREEN-RIAU:

· Tujuan: Menurunkan emisi gas rumah kaca dan memperkuat ketahanan masyarakat

· Pendekatan: Pentahelix (pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, media)

· Sasaran: Pengelolaan hutan adat dan perhutanan sosial

· Target: Mendukung pencapaian NDC Indonesia

Bupati Afni, yang memiliki pengalaman mengikuti COP di Norwegia, Mesir, dan Dubai, menekankan pentingnya komitmen Indonesia dalam memenuhi target pengurangan emisi Nasional (NDC). Ia juga menyoroti kondisi masyarakat adat di Sungai Apit, Sakai, Kandis, dan Minas yang tetap menjaga hutan dengan kearifan lokal meski hidup dalam keterbatasan.

Country Coordinator UNEP UN-REDD Programme Indonesia, Bambang Arifatmi, menjelaskan bahwa GREEN-RIAU merupakan inisiatif pengelolaan iklim berbasis hutan dan lahan yang menekankan keterlibatan masyarakat lokal. FGD ini diharapkan memperkuat tata kelola hutan dan memastikan GREEN-RIAU memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat Siak.

Tinggalkan Balasan