PEKANBARU (LA) – Sambut Ramadan, Suasana kekeluargaan terasa semakin kental di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Kamis (12/2/2026). Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, instansi pendidikan ini menggelar acara silaturahmi akbar yang melibatkan seluruh elemen pegawainya.
Kegiatan yang dipusatkan di Musholla Kantor Disdik Pekanbaru, Jalan H. Samsul Bahri, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Payung Sekaki ini, dirangkai dengan acara makan siang bersama. Momen ini menjadi simbol perekat solidaritas antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, S.STP, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki makna mendalam. Menurutnya, ini adalah waktu yang tepat untuk menyatukan visi dan membersihkan hati sebelum memasuki bulan puasa.
“Agenda silaturahmi ini kita helat khusus untuk keluarga besar Disdik Pekanbaru dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadan. Ini adalah momentum vital untuk memperkokoh kekompakan tim,” ujar Tommy kepada awak media di sela-sela acara.
Puasa Bukan Alasan Kendor Kinerja
Tommy menyadari bahwa tantangan kerja di depan mata cukup padat. Berbagai agenda penting seperti pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS), persiapan tes kemampuan akademik, hingga penyelesaian tugas-tugas administrasi menuntut fokus tinggi dari para pegawai.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa datangnya bulan Ramadan justru harus menjadi pemicu semangat untuk bekerja lebih baik, bukan sebaliknya.
“Meski ada sederet tugas besar yang menanti, hal itu tidak boleh menyurutkan semangat. Justru di bulan Ramadan nanti, profesionalisme kerja harus tetap terjaga sembari kita meningkatkan kualitas ibadah,” tegasnya.
Disiplin Jam Kerja dan Kegiatan Siswa
Terkait regulasi jam kerja selama bulan puasa, Tommy menyebut pihaknya masih menanti surat edaran resmi dari Badan Kepegawaian. Namun, ia mewanti-wanti agar tidak ada penurunan kedisiplinan.
“Jangan jadikan puasa sebagai alasan atau tameng untuk bermalas-malasan. Tugas harus tetap tuntas. Insyaallah, bekerja dengan ikhlas di bulan puasa akan bernilai ibadah,” tambahnya.
Selain fokus pada internal pegawai, Disdik Pekanbaru juga tengah merancang program keagamaan untuk lingkungan sekitar kantor. Mengingat lokasi kantor berdekatan dengan sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Disdik berencana melibatkan siswa dalam aktivitas positif.
“Biasanya saat zuhur, anak-anak sekolah di sekitar sini ikut berjamaah di masjid kantor. Nanti kita akan buat kegiatan-kegiatan ringan namun bermakna untuk memacu semangat mereka beribadah di bulan suci,” tutup Tommy.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan seluruh jajaran Disdik Pekanbaru semakin solid dan siap menjalani Ramadan dengan produktivitas yang tetap prima. (**)














