PEKANBARU, (LA) – Wali Kota Agung Nugroho melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al Munawwarah, Jalan Meranti, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus dialog langsung antara pemerintah kota dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Wali Kota hadir bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh para jemaah masjid.
Agung Nugroho menyampaikan bahwa Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Berbagai masukan disampaikan warga, mulai dari persoalan lingkungan hingga program pembangunan kota.
“Kami hadir untuk menjemput aspirasi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dengan jemaah,” ujar Agung Nugroho.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kota Pekanbaru dalam satu tahun terakhir. Di antaranya peningkatan kesejahteraan guru, petugas kebersihan, aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu.
Dalam sektor infrastruktur, Agung mengakui persoalan banjir belum sepenuhnya terselesaikan. Namun, dari sejumlah titik rawan, sebanyak 20 titik telah berhasil ditangani. Meski genangan masih terjadi saat curah hujan tinggi, air kini dinilai lebih cepat surut dibanding sebelumnya.
Capaian lainnya meliputi peningkatan prestasi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau dengan raihan juara II, kenaikan pendapatan asli daerah (PAD), serta penyelamatan 1.778 anak putus sekolah agar kembali mengenyam pendidikan formal.
Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan penanganan gizi buruk dan stunting, menghidupkan kembali budaya Melayu melalui Rumah Singgah Tuan Kadi, serta melaksanakan program sosial seperti nikah massal dan khitan massal.
Memasuki tahun 2026, Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar menyatakan kesiapan menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan doa agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat bekerja optimal demi kemajuan Pekanbaru.
Menurutnya, kekuatan utama pembangunan tidak hanya terletak pada anggaran dan proyek, tetapi pada persatuan, kekompakan, dan kerukunan masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengawasi pergaulan anak, memperkuat pendidikan di rumah dan sekolah, serta taat membayar pajak sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Pemko Pekanbaru turut menyalurkan sejumlah bantuan untuk Masjid Al Munawwarah, di antaranya satu unit televisi 43 inci yang terhubung dengan program WiFi gratis tanpa batas kuota sebagai bagian dari program 1.000 titik WiFi gratis, bantuan pembangunan masjid sebesar Rp100 juta, bantuan pendidikan untuk siswa SD sebesar Rp850.000 per anak dan siswa SMP sebesar Rp1 juta per anak, serta bantuan tunai Rp10 juta dari Bank Riau melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga menyalurkan bantuan sebesar Rp170 juta untuk 17 masjid yang dikunjungi dalam Safari Ramadan tahun ini, dengan masing-masing masjid menerima Rp10 juta.














