BANGKINANG, (LA) –Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat sinergi dengan sektor perbankan guna mendukung peningkatan layanan keuangan dan penguatan ekonomi daerah. Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) di Ruang Rapat Bupati Kampar, Selasa (10/3/2026).
Rombongan BRK Syariah dipimpin Direktur Helwin Yunus, didampingi Branch Manager PT BPR Syariah Bangkinang Wildan Zainal, serta Bela Wati dan Edi Wardana. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait peningkatan pelayanan perbankan kepada masyarakat serta pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian dari penguatan pembangunan dan ekonomi Kabupaten Kampar.
Bupati Ahmad Yuzar menekankan bahwa kualitas layanan perbankan menjadi kebutuhan penting, baik bagi masyarakat maupun bagi pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran aktivitas keuangan. Ia berharap layanan terus ditingkatkan sekaligus mendorong perbankan memperluas jangkauan kemitraan dengan dunia usaha di daerah.
“Kita berharap pelayanan perbankan terus ditingkatkan. Ke depan, perbankan juga diharapkan dapat merangkul berbagai perusahaan yang ada di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kampar,” ujarnya berdasarkan di laman haloriau.com.
Ahmad Yuzar juga menyoroti besarnya potensi transaksi keuangan di Kampar. Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Kampar memiliki sekitar 16 ribu pegawai yang terdiri dari ASN dan PPPK, yang dinilai dapat menjadi peluang pengembangan layanan perbankan di daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Misharti mengingatkan pentingnya kesiapan sektor perbankan menghadapi dinamika global yang berpengaruh pada ekonomi, termasuk perkembangan situasi geopolitik dunia. Menurutnya, kemampuan adaptasi menjadi kunci agar layanan perbankan tetap relevan dan kuat.
Di sisi lain, Direktur BRK Syariah Helwin Yunus menyampaikan optimisme terhadap kinerja perbankan pada 2026. Ia menargetkan peningkatan laba dan dividen agar kontribusi bagi daerah semakin besar, terutama dalam mendukung penguatan BUMD serta sinergi pemerintah dan perbankan.
“Pada tahun 2026 kita optimis terjadi peningkatan laba dan dividen yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat BUMD serta mempererat sinergi antara perbankan dan pemerintah daerah,” jelas Helwin.
Sebagai penguatan kerja sama, pada kesempatan tersebut turut dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan BRK Syariah terkait layanan jasa perbankan. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak berharap sinergi dapat berjalan lebih terarah—mendukung tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memperkuat pembangunan ekonomi daerah.













