KamparPemerintahan

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Kampar Instruksikan Delapan Posko Siaga dan Antisipasi Jalan Rusak untuk Kelancaran Mudik

7
×

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Kampar Instruksikan Delapan Posko Siaga dan Antisipasi Jalan Rusak untuk Kelancaran Mudik

Sebarkan artikel ini

BANGKINANG, (LA) – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Kampar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat, khususnya pada sektor ekonomi, transportasi, serta ketersediaan kebutuhan pokok. Langkah ini ditegaskan Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat memimpin Rapat Realisasi Fisik Tahun 2025 di Lantai III Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Selasa (10/03).

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menyebut pemerintah daerah diminta memperkuat kesiapan sesuai arahan melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri). Salah satu poin yang ditekankan adalah pendirian posko siaga di wilayah perbatasan serta kawasan strategis guna mendukung layanan masyarakat dan kelancaran arus mudik.

“Berdasarkan arahan dari Mendagri, kita diminta untuk siaga dengan mendirikan posko di perbatasan dan titik-titik strategis lainnya. Untuk Kabupaten Kampar sendiri direncanakan akan didirikan delapan posko,” ujar Ahmad Yuzar.

baca juga Kompor Foundation Gelar Buka Bersama Anak Panti Asuhan Bhakti Mufariddhun, Perkuat Semangat Kepedulian Sosial

OPD Diminta Data Jalan Rusak dan Titik Rawan

Selain posko, Bupati juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan inventarisasi kondisi infrastruktur, terutama ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berpotensi menghambat arus mudik. Menurutnya, akhir Ramadan biasanya disertai peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi yang cukup tinggi, sehingga perlu antisipasi sejak dini.

“Kita harus mewaspadai berbagai aspek ekonomi yang dihadapi masyarakat menjelang lebaran, mulai dari stabilitas harga hingga kelancaran rantai pasok barang,” jelasnya.

Ahmad Yuzar juga meminta OPD memetakan daerah rawan kemacetan serta menyiapkan skema penanganan, termasuk menyiagakan alat berat milik pemerintah daerah untuk mengantisipasi gangguan jalan maupun kendala teknis lainnya.

“Di saat masyarakat libur, justru pemerintah harus hadir untuk memberikan pelayanan. Daerah-daerah rawan macet harus kita antisipasi, dan seluruh alat berat harus standby,” tambahnya.

“Tidak Ada Libur”, Pemerintah Siaga Penuh

Bupati menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah harus tetap siaga penuh selama masa menjelang hingga perayaan Idulfitri. Ia bahkan menyampaikan komitmennya untuk tetap berada di Bangkinang guna memastikan layanan publik berjalan optimal.

“Kita tidak akan ada libur. Saya sendiri akan tetap berada di Bangkinang untuk memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Ahmad Yuzar meminta seluruh persiapan dimulai sejak sekarang, termasuk penjadwalan rapat khusus untuk mematangkan strategi menghadapi Idulfitri 1447 H di Kabupaten Kampar. Dengan kesiapan tersebut, Pemkab berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar.

Tinggalkan Balasan