Pemerintahan

Bupati Bengkalis Dorong Pelestarian Budaya Lokal Lewat Open Turnamen Seni Gasing Piring Se-Riau di Desa Bantan Sari

Dela Darmayanti
24
×

Bupati Bengkalis Dorong Pelestarian Budaya Lokal Lewat Open Turnamen Seni Gasing Piring Se-Riau di Desa Bantan Sari

Sebarkan artikel ini
gasing

Bengkalis, (LA) — Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya dalam menjaga serta mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan Bengkalis yang bermarwah, maju, dan sejahtera, berlandaskan nilai-nilai agama serta budaya setempat. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang SDM Johansyah Syafri saat membuka Open Turnamen Seni Gasing Piring Se-Riau, Jumat (9/01/2026), di lapangan terbuka Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan.

Dalam kesempatan itu, Johansyah turut menyampaikan ucapan selamat hari jadi ke-12 Desa Bantan Sari. Ia berharap desa yang kini memasuki usia yang lebih matang tersebut terus berkembang menjadi desa yang bermarwah, maju, dan sejahtera, serta menjadi kebanggaan masyarakat dan daerah.

Tak hanya itu, Johansyah juga menyambut kedatangan seluruh peserta turnamen dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Riau. Ia menyebut sejumlah daerah yang turut hadir, di antaranya Kabupaten Kepulauan Meranti, Siak, dan Kota Dumai, serta masyarakat yang memadati lokasi untuk menyaksikan perlombaan permainan tradisional yang telah berlangsung sejak pagi.

Gasing Piring: Hiburan Sekaligus Warisan Filosofis

Johansyah menekankan bahwa Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah yang kaya tradisi, dan permainan gasing menjadi salah satu warisan budaya yang bukan sekadar hiburan. Menurutnya, gasing mengandung nilai filosofi penting seperti keseimbangan, ketangkasan, ketelitian, dan sportivitas, serta menjadi identitas budaya masyarakat Bengkalis dan Riau dari generasi ke generasi.

Ia menilai turnamen ini sejalan dengan misi daerah dalam mengembangkan potensi budaya lokal sebagai daya tarik sekaligus kekuatan pemersatu, serta mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan edukatif.

Tinggalkan Balasan