“Maratua banyak berkontribusi untuk daerah. Tapi justru masyarakatnya harus keluar kecamatan untuk menghadiri Musrenbang. Padahal kami ingin mendengar langsung rapat di wilayah sendiri,” ungkap salah satu warga.
Masyarakat berharap ke depan ada kebijakan yang lebih berpihak pada keterlibatan warga di kecamatan pesisir dan kepulauan, sehingga partisipasi publik dalam perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan merata.***
Editor: Teguh S.H














