Dengan potensi kawasan yang ada, entitas ini seharusnya bertransformasi menuju industri hilir pengolahan kayu dan produk bernilai tambah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan.
Ke depan, Berau perlu membuka sektor baru seperti pariwisata dan perikanan yang dikelola profesional. BUMD tidak lagi boleh menjadi “parkiran kebijakan” atau formalitas kelembagaan semata. Jika tata kelola tetap seperti hari ini, jangan berharap BUMD mampu memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi daerah.
Sudah saatnya BUMD menjadi instrumen ekonomi yang serius, transparan, dan berorientasi hasil. Tanpa itu, BUMD hanya akan menjadi beban APBD, bukan solusi bagi kemandirian ekonomi Kabupaten Berau.
Selesai.***
Sumber : Bastian
Editor. : Teguh














