Nasional

Riko, Kepala Kampung Payung-payung : Masyarakat Pesisir Payung-payung Hanya Butuh Tanggul Pemecah Ombak Bukan isu Relokasi !

Avatar
66
×

Riko, Kepala Kampung Payung-payung : Masyarakat Pesisir Payung-payung Hanya Butuh Tanggul Pemecah Ombak Bukan isu Relokasi !

Sebarkan artikel ini

Riko, Kepala Kampung Payung-payung : Masyarakat Pesisir Payung-payung Hanya Butuh Tanggul Pemecah Ombak Bukan isu Relokasi !

Berau,Kalimantan Timur(L.A) — Dalam lawatannya ke Pulau Maratua, Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi strategis.

 

Setelah meresmikan rute penerbangan Berau–Maratua oleh maskapai Wings Air dan meninjau pembangunan Gedung SMA Negeri 9 Maratua pada Jumat, 16 Januari 2026, pada Sabtu, 17 Januari 2026, Gubernur Harum menerima audiensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batu Payung dari Kampung Payung-Payung.

 

Didampingi Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Gubernur Harum bersama Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Maratua dan Pokdarwis Batu Payung meninjau dua lokasi di Kampung Payung-Payung, salah satu desa wisata nasional unggulan di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau.

 

Lokasi pertama yang ditinjau adalah Goa Halo Tabung, destinasi wisata alam unggulan Maratua. Selanjutnya, Gubernur Harum meninjau kawasan pantai Kampung Payung-Payung yang dilaporkan mengalami abrasi.

 

Usai melihat kondisi lapangan, Gubernur menyampaikan wacana penataan kawasan pantai dengan opsi relokasi rumah penduduk yang berada dekat garis pantai.

 

“Rumah penduduk ini kita relokasi. Turap atau tanggul ini dibongkar saja sehingga pantainya lebih luas. Dengan begitu wisatawan bisa menikmati pantai yang bersih dan pasir putih.Karena itulah keunggulan utama wisata Maratua,” ujar Gubernur Harum.

Tinggalkan Balasan