Jakarta(L.A)Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengungkapkan isi pertemuan tertutup Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional di kediaman Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Pertemuan yang berlangsung sekitar lima jam itu membahas arah kebijakan strategis pemerintah, termasuk agenda pemberantasan korupsi dan perlindungan sumber daya alam.
Abraham Samad mengatakan dirinya diundang dalam kapasitas sebagai mantan Ketua KPK. Selain Presiden Prabowo, pertemuan tersebut dihadiri Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara, Sjafrie Sjamsoeddin, Mayjen TNI Purnawirawan Zacky Makarim, serta peneliti BRIN Profesor Dr Siti Zuhro dan sejumlah tokoh lainnya.
Pertemuan yang digelar pada Jumat sore hingga malam itu diwarnai suasana santai namun serius. Presiden Prabowo memaparkan secara panjang lebar program prioritas pemerintah, mulai dari strategi penyelamatan sumber daya alam hingga hasil pertemuannya dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
Menurut Samad, meski berlangsung hingga lima jam, diskusi terasa singkat karena padatnya materi yang disampaikan.
Presiden Prabowo juga membuka ruang dialog, memberi kesempatan para undangan menyampaikan pandangan dan masukan strategis.
Dalam forum tersebut, Abraham Samad secara khusus diminta menyampaikan pandangannya terkait upaya meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi selama ini belum menyentuh akar persoalan, sehingga diperlukan peta jalan atau roadmap yang lebih komprehensif dan efektif.














