Hiburan

Film “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” Angkat Kisah Nyata Perjuangan Kenneth Trevi Melawan Disleksia

Avatar
9
×

Film “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” Angkat Kisah Nyata Perjuangan Kenneth Trevi Melawan Disleksia

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (LA) – Kisah inspiratif tentang perjuangan seorang anak dengan disleksia diangkat dalam YouTube series “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita”. Serial ini menceritakan perjalanan hidup Kenneth Trevi, penyanyi dan aktor asal Kota Bandung yang dikenal dengan keterbatasannya dalam membaca dan menulis.

Kenneth Trevi mengungkapkan bahwa serial ini menghadirkan cerita jujur, emosional, dan penuh harapan melalui pendekatan sinematik yang hangat. Proyek ini menjadi ruang refleksi bagi penonton untuk memahami bahwa setiap perjalanan hidup memiliki ritme dan makna tersendiri.

Tantangan Emosional dalam Produksi

Dalam proses produksi, Kenneth menghadapi tantangan berat, terutama saat harus menyampaikan dialog panjang di depan kamera. Ia mengaku kesulitan merangkai kata menjadi kalimat utuh, sering terbalik dalam menyusun struktur, hingga kehilangan makna dari dialog yang diucapkan.

“Dengan dukungan ibu saya, dialog dipecah menjadi bagian kecil agar lebih mudah dipahami,” ujar Kenneth kepada awak media, Senin (13/4/2026).

Kolaborasi Kuat Ibu dan Anak

Salah satu keunikan serial ini adalah keterlibatan ibu kandung Kenneth, Yuly (Li Ling), yang berperan sebagai ibunya di layar. Kolaborasi ini menghadirkan dinamika emosional yang kuat.

“Kenneth merasakan kenyamanan, keamanan, dan kebahagiaan saat bekerja bersama ibunya,” ungkap Kenneth.

Yuly juga menulis lagu berjudul “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” bersama Rulli Aryanto sebagai refleksi hubungannya dengan Kenneth. Lagu tersebut menggambarkan perjalanan dua individu dengan keterbatasan yang memilih untuk terus berjalan dan bertumbuh bersama.

Pesan untuk Anak dengan Disleksia

Melalui serial ini, Kenneth menyampaikan pesan kuat bahwa perbedaan bukanlah kekurangan. Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki cara belajar dan berkembang yang unik, serta perjalanan yang tidak harus terburu-buru.

“Terus melangkah tanpa menyerah, karena setiap proses membawa kita lebih dekat menuju ‘suatu hari’ yang diimpikan,” pesannya.

Produksi Berkelanjutan

Produser Rulli Aryanto merancang “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” sebagai serial berkelanjutan yang akan dirilis dua sesi setiap tahun. Serial ini diproduksi oleh TemanHebat Records dan Senada Digital Records, dengan naskah ditulis oleh Rulli Aryanto bersama Tety Widiasuti serta disutradarai Bayu Lesmana.

Serial ini tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga membawa perjalanan emosional yang mengajak penonton memahami arti proses, keberanian, dan harapan dalam kehidupan. (Rn)

Tinggalkan Balasan