Berau, Kaltim (L.A) — Masyarakat pesisir Tanjung Batu, Kabupaten Berau, menyoroti keterlambatan proyek rehabilitasi dan pembangunan fasilitas dermaga tahun anggaran 2025 senilai sekitar Rp6 miliar yang hingga awal 2026 belum selesai.
Proyek tersebut berdampak pada aktivitas penumpang dan wisatawan yang menggunakan dermaga sebagai akses menuju Derawan dan Maratua. Senin (02/03/2026).
Warga menyebut dermaga Tanjung Batu merupakan titik keberangkatan utama transportasi laut masyarakat pesisir dan pelancong wisata. Namun sejak fasilitas lama dibongkar, hingga kini bangunan pengganti seperti ruang tunggu dan tempat berteduh belum tersedia.
“Penumpang dan wisatawan yang mau ke Derawan dan Maratua masih kepanasan karena tidak ada tempat berteduh. Harusnya Desember sudah selesai,” ujar seorang warga Tanjung Batu.
Berdasarkan jadwal kontrak yang diketahui warga, proyek dermaga tersebut memiliki tanggal kontrak 17 Juli 2025 dengan masa pelaksanaan 135 hari kalender, sehingga seharusnya rampung pada akhir 2025.
Namun di lapangan pekerjaan disebut baru sebatas pembongkaran dan belum terlihat pembangunan fisik utama.
Warga menilai keterlambatan proyek berdampak langsung pada pelayanan publik dan kenyamanan wisata pesisir Berau karena penumpang harus menunggu kapal di area terbuka tanpa fasilitas dasar.
“Banyak wisatawan menunggu di situ. Tidak ada atap dan ruang tunggu. Padahal itu akses ke Derawan dan Maratua,” kata warga lainnya.
Selain progres fisik, masyarakat juga mempertanyakan realisasi anggaran proyek dan meminta pemerintah daerah membuka transparansi perkembangan pekerjaan.
“Ini uang negara dan fasilitas masyarakat. Kalau belum selesai harus dijelaskan,” ujarnya.
Warga menegaskan Dinas Perhubungan Kabupaten Berau sebagai instansi pemilik pekerjaan harus bertanggung jawab memastikan proyek selesai karena dermaga digunakan masyarakat dan wisatawan setiap hari.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Berau belum memberikan keterangan resmi terkait progres proyek dermaga Tanjung Batu 2025 dan realisasi anggarannya.***
Sumber : berbagai sumber














