Warga menyebut persoalan ini telah berlangsung bertahun tahun dan baru belakangan diakui melalui media oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau.
Masyarakat berharap dinas terkait segera menyelesaikan persoalan teknis yang menghambat layanan komunikasi, baik telepon seluler maupun internet.
Derawan dan Maratua selama ini dikenal sebagai ikon wisata bahari Berau dengan daya tarik kelas dunia. Namun tanpa dukungan infrastruktur telekomunikasi yang memadai, keunggulan tersebut dikhawatirkan dapat tergerus.
Warga meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan berkoordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi agar persoalan blank spot tidak terus berulang dan tidak menjadi alasan wisatawan untuk berpaling dari destinasi unggulan Berau.***














