Kab.Berau, Kal-Tim(L.A) – Persoalan jaringan telekomunikasi di kawasan wisata Kabupaten Berau kembali menuai sorotan. Di Derawan, Maratua, hingga Tanjung Batu, gangguan sinyal kerap terjadi terutama usai hujan deras.
Sinyal melemah bahkan hilang total di sejumlah titik, memicu keluhan warga dan pelaku usaha.
Pada awal Februari 2026, gangguan sinyal bahkan dilaporkan meluas hampir di seluruh wilayah Kabupaten Berau.Sabtu(14/02/26)
Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Bagi pelaku UMKM, pengelola homestay, hingga wisatawan lokal dan mancanegara, kondisi ini sangat mengganggu.
Akses internet dibutuhkan untuk reservasi, transaksi non tunai, komunikasi darurat, hingga promosi digital destinasi wisata.
Keluhan juga datang dari wisatawan mancanegara yang melakukan aktivitas scuba diving di sejumlah spot penyelaman unggulan.
Beberapa titik selam dilaporkan tidak memiliki jaringan telekomunikasi sama sekali. Kondisi ini dinilai berisiko, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan komunikasi cepat.
Tidak hanya di laut, sejumlah objek wisata darat di Maratua juga mengalami persoalan serupa.
Salah satunya Goa Gumantung yang kerap dipromosikan sebagai destinasi unggulan. Namun di lokasi tersebut, pengunjung mengaku tidak mendapatkan sinyal telepon maupun akses internet sama sekali.
Beberapa kampung memang telah difasilitasi WiFi pemerintah daerah berbasis Starlink. Namun jangkauan akses masih terbatas pada titik tertentu seperti kantor kampung atau lokasi pemasangan perangkat.Di luar area tersebut, jaringan kembali sulit diakses.














