PEKANBARU, (LA) – Sebanyak 300 bibit pohon ditanam di lingkungan Kampus Universitas Lancang Kuning (Unilak), Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Senin (7/7), dalam kegiatan bertajuk “Green Action”. Inisiatif ini digagas oleh PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan di Provinsi Riau.
Penanaman pohon ini menjadi wujud nyata sinergi antara PT PLN, civitas akademika Unilak, dan Kepolisian Daerah Riau, serta menggugah peran aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko kebakaran hutan.
PLN: Komitmen Hijau untuk Riau
General Manager PT PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menyatakan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kelestarian alam di wilayah operasionalnya.
“Ini merupakan bentuk komitmen PLN di Riau untuk turut serta menjaga lingkungan. Kami percaya, energi hijau juga harus dimulai dari langkah konkret di sekitar kita,” ujar Amiruddin.
Unilak: Kampus Sebagai Pelopor Gerakan Hijau
Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof. Junaidi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada PLN dan khususnya kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, atas dukungan dan kehadirannya dalam kegiatan.
“Terima kasih kepada Pak Kapolda dan PLN. Ini menjadi penambah semangat bagi Unilak untuk terus menjadi kampus yang peduli lingkungan, tidak hanya di Pekanbaru, tapi juga bagi Riau dan Indonesia,” tegas Junaidi.
Kapolda Riau: Kesadaran Kolektif Harus Dibangun Bersama
Dalam sambutannya, Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif lintas sektor dalam menjaga lingkungan. Ia menyebut kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, aparat, serta media dan masyarakat sebagai elemen penting dalam menciptakan perubahan.
“Kesadaran kolektif tidak bisa lahir sendiri. Harus dibangun lewat kolaborasi—seperti hari ini, antara Green Policing Polda Riau, Green Action Unilak, dan Green for Riau dari Pemprov,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan bahwa Riau memiliki sejarah panjang dalam persoalan kabut asap dan karhutla, yang memperparah kerusakan lingkungan dan citra daerah.
“Pohon adalah pelindung masa depan anak cucu kita. Inisiatif ini adalah langkah nyata untuk memperbaiki dan menjaga Bumi Lancang Kuning dari risiko ekologis yang selama ini membayangi,” jelasnya.
Kolaborasi Nyata Menuju Riau Lebih Hijau
Kegiatan penanaman pohon ini tak hanya simbolik, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan yang ingin dibangun bersama. Baik pihak kampus, kepolisian, maupun PLN sepakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pemantik kesadaran dan keterlibatan publik.
Dengan semangat “Green Action”, gerakan penghijauan di lingkungan kampus Unilak diharapkan menjadi model bagi institusi lain di Riau untuk turut serta menjaga bumi secara nyata dan berkelanjutan.
Langkah kecil hari ini, bisa menjadi nafas panjang bagi masa depan. Penanaman pohon bukan sekadar aktivitas hijau, tapi bentuk tanggung jawab antargenerasi. Riau butuh lebih banyak aksi, bukan hanya wacana. Dan Green Action ini bisa menjadi awal yang kuat.













