Pendidikan

Dosen Unilak Raih Hibah Internasional: Angkat Inovasi Pengendalian Hama Berbasis Nanoteknologi

39
×

Dosen Unilak Raih Hibah Internasional: Angkat Inovasi Pengendalian Hama Berbasis Nanoteknologi

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, (LA) – Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali mencatat prestasi internasional. Salah satu dosen Fakultas Pertanian, Dr. Indra Purnama, M.Sc, berhasil lolos seleksi Program Kerja Sama Indonesia–Prancis (PHC-Nusantara) 2025. Penelitian inovatifnya tentang formulasi pengendalian hama berbasis nanoteknologi mendapat apresiasi luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Dr. Indra mengusung penelitian berjudul “Development of Alginate Nanoparticle Based Wood Vinegar Formulation for Sustainable Pest Control in Agricultural System”, yang bertujuan menciptakan solusi pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

1. Penelitian Berorientasi Solusi Global

Penelitian ini mengangkat isu pertanian berkelanjutan yang menjadi perhatian dunia.

• Fokus Inovasi: Pemanfaatan nanopartikel alginat untuk mengembangkan formulasi pengendalian hama berbasis cuka kayu, yang lebih aman bagi lingkungan.

• Dampak Potensial: Diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, yang sering menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem.

2. Apresiasi dari Pihak Universitas

Wakil Rektor I Unilak, Dr. Zamzami, S.Kom., M.Kom, memberikan apresiasi penuh atas pencapaian ini.

• Dukungan Institusi: “Ini membuktikan bahwa dosen-dosen Unilak memiliki kualitas dan daya saing yang sangat baik, bahkan mampu berkompetisi di tingkat internasional,” ujarnya.

• Komitmen Pengembangan Riset: Universitas berjanji mendukung penuh penelitian Dr. Indra dan mendorong kolaborasi global lainnya.

3. Program PHC-Nusantara: Jembatan Ilmu Antar Negara

PHC-Nusantara merupakan program kerja sama strategis antara pemerintah Indonesia dan Prancis yang bertujuan mendorong penelitian di berbagai bidang, termasuk pertanian.

• Konteks Program: Mendukung pengembangan ilmu pengetahuan berbasis inovasi.

• Kesempatan bagi Peneliti Indonesia: Memberikan peluang untuk menjalin kolaborasi dan memperluas jaringan internasional.

4. Inspirasi bagi Generasi Muda

Dr. Zamzami berharap pencapaian ini dapat memotivasi dosen dan peneliti muda Unilak lainnya untuk terus berkarya.

• Efek Domino Positif: “Keberhasilan ini menjadi inspirasi bahwa penelitian berbasis inovasi dapat membawa manfaat global,” tegasnya.

• Kontribusi bagi Ilmu Pengetahuan: Riset ini tidak hanya membanggakan bagi Unilak, tetapi juga menjadi kontribusi penting bagi isu pertanian berkelanjutan.

Keberhasilan Dr. Indra Purnama membuktikan bahwa Unilak tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga berkiprah secara global. Penelitian ini diharapkan membawa dampak positif, baik bagi sektor pertanian maupun pengembangan ilmu pengetahuan, serta mempererat hubungan riset antara Indonesia dan Prancis.

Tinggalkan Balasan