Pemerintahan

Gubri Abdul Wahid Beri Perhatian Khusus pada Dai, Anak Yatim, dan Penggali Kubur di Kuansing

Avatar
19
×

Gubri Abdul Wahid Beri Perhatian Khusus pada Dai, Anak Yatim, dan Penggali Kubur di Kuansing

Sebarkan artikel ini

KUANSING (LA)– Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam rangkaian Safari Ramadan 1446 H. Acara berlangsung di Masjid Nurul Falah, Sitorajo Kari, pada Senin, 17 Maret 2025.

“Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan,” ujar Gubri Abdul Wahid dalam sambutannya.

Gubri menekankan bahwa Ramadan adalah bulan penuh berkah, sehingga bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung aktivitas keagamaan di desa-desa.

“Insya Allah, kepedulian ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ucapnya.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk memimpin Riau dengan amanah, transparan, dan berkeadilan.

“Saya ingin menghadirkan keadilan, transparansi, dan kesejahteraan bagi semua warga Riau. Saya mohon doa dari masyarakat agar kami dapat menjadi pemimpin yang amanah,” tuturnya.

Bantuan untuk Masjid dan Masyarakat

Bantuan pertama yang disalurkan adalah program kemitraan PT BRK Syariah kepada tiga masjid di Kuansing, yaitu:

✔️ Masjid Nurul Falah, Sitorajo Kari

✔️ Masjid Nurul Iman, Desa Pulau Panjang Cerenti

✔️ Masjid Baitul Makmur, Desa Tebing Tinggi

Masing-masing masjid menerima bantuan senilai Rp50 juta, dengan total bantuan sebesar Rp150 juta.

Selain itu, 1.000 paket santunan Idulfitri diberikan kepada 40 penerima manfaat (dhuafa), dengan total bantuan Rp20 juta. Setiap penerima mendapatkan Rp500 ribu.

“Santunan ini sangat membantu kami dalam menyambut Idulfitri,” ujar salah satu penerima bantuan.

Dukungan untuk Dai, Anak Yatim, dan Penggali Kubur

Untuk mendukung dakwah di masyarakat, Gubernur menyalurkan Kado Da’i Riau kepada 10 penerima manfaat, dengan total bantuan Rp10 juta (masing-masing Rp1 juta).

Santunan juga diberikan kepada anak yatim kurang mampu, agar mereka dapat merayakan Idulfitri dengan lebih bahagia.

Selain itu, bantuan khusus diberikan kepada penggali kubur sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka dalam pelayanan umat.

Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja sektor informal, Gubri Abdul Wahid menyerahkan santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dari Asna, seorang pekerja sektor informal. Santunan sebesar Rp42 juta diserahkan kepada Deprengki, ahli warisnya.

Bantuan ini merupakan bentuk komitmen kuat Pemprov Riau dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.

Dengan berbagai program sosial yang disalurkan, Gubernur berharap kesejahteraan masyarakat Riau semakin meningkat, dan semangat berbagi terus terjaga di tengah kebersamaan Ramadan.

Tinggalkan Balasan