Jakarta, (LA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) untuk menyukseskan penyelenggaraan 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships yang akan digelar pada 2025 mendatang di Indonesia Arena, Jakarta. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan pada Rabu (22/1/2025) oleh Direktur Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora, Ferry Kono, dan Ketua Umum PB Persani, Ita Yuliati.
Pengelolaan Kejuaraan Dunia Senam
Kejuaraan dunia ini, yang akan berlangsung pada 14-25 Oktober 2025, diharapkan menjadi acara internasional yang meriah dan berkualitas. LPDUK, yang juga dikenal dengan nama Inaspro, akan bertanggung jawab untuk pengelolaan pendapatan komersial, termasuk urusan sponsorship dan hak siar. Dalam perjanjian ini, pengelolaan keuangan akan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Dengan penandatanganan perjanjian kerjasama ini, LPDUK akan bersinergi dan membantu PB Persani dalam penyelenggaraan FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025, sejak dari persiapannya,” ujar Ferry Kono.
Baca juga
Tanggung Jawab PB Persani dan FIG
Sementara itu, PB Persani akan fokus pada pengelolaan teknis dan operasional acara bersama dengan Fédération Internationale de Gymnastique (FIG), organisasi dunia yang menaungi senam artistik. Kerjasama ini bertujuan memastikan bahwa standar internasional kejuaraan dapat dipenuhi dengan sempurna, memberikan pengalaman terbaik bagi atlet dan penonton.
Kualifikasi Olimpiade dan Dampak Ekonomi
Kejuaraan dunia senam ini tidak hanya menjadi ajang prestasi, namun juga penting sebagai bagian dari proses kualifikasi menuju Olimpiade 2028 di Los Angeles. Diperkirakan, sekitar 600 atlet dan 1.200 peserta, termasuk ofisial dan juri dari 78 negara, akan hadir untuk memeriahkan acara yang juga dipandang sebagai potensi besar untuk ekonomi Indonesia, terutama dalam sektor pariwisata dan komersial.
Kampanye Sosialisasi dan Antusiasme Masyarakat
Selain fokus pada persiapan teknis dan operasional, Kemenpora dan PB Persani juga merencanakan berbagai kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga senam. Salah satunya adalah kampanye promosi yang bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat Indonesia agar lebih mendalami dan mengapresiasi olahraga senam.
Dengan segala persiapan matang yang telah direncanakan, penyelenggaraan kejuaraan dunia senam ini diharapkan akan memperkokoh posisi Indonesia di kancah olahraga internasional, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata negara.













