Jakarta, (LA) – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. Tim riset dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta Selatan sukses bikin bangga bangsa dengan menyabet tiga penghargaan internasional di ajang Yakutsk International Science Fair (YISF) 2025 yang digelar hybrid, 6–9 Juli lalu. Acara berlangsung offline di Rusia dan online untuk peserta luar negeri.
Meski tak terbang langsung ke negeri dingin itu, semangat anak-anak madrasah ini tetap panas membara! Mereka sukses menorehkan prestasi luar biasa dan mengangkat nama Indonesia di kancah dunia.
Triple Winner dari Indonesia
Dalam ajang yang diikuti oleh pelajar dari berbagai negara seperti Rusia, India, Vietnam, hingga Iran, tim MAN 4 Jakarta Selatan menyapu bersih tiga kategori prestisius:
- Juara I Kategori Social Science
- Poster Terbaik Social Science
- Juara II Kategori Life Science
Sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa madrasah juga jago riset dan inovasi!
YISF: Ajang Sains Kelas Dunia
YISF bukan sembarang lomba. Ini adalah ajang ilmiah internasional bergengsi untuk pelajar setingkat SMA yang menampilkan karya-karya penelitian terbaik dari berbagai negara. Kompetisi ini menjadi ruang adu gagasan, inovasi, dan kreativitas lintas budaya serta negara.
Madrasah Bukan Sekadar Agama, Tapi Juga Ilmu dan Inovasi
Kepala MAN 4 Jakarta Selatan, Wido Prayoga, mengatakan prestasi ini adalah hasil kerja keras siswa dan guru pembimbing yang intensif. “Alhamdulillah, ini bukti nyata bahwa madrasah juga bisa bersaing secara global,” ujarnya bangga.
MAN 4 Jaksel memang konsisten membina budaya riset. Lewat program penguatan literasi sains, siswa dibekali kemampuan berpikir kritis dan menciptakan solusi berbasis ilmu pengetahuan.
Pesan dari Tim Riset: Berani Mimpi, Berani Tampil!
Para siswa yang terlibat dalam kompetisi ini mengaku bangga bisa membawa nama Indonesia harum di panggung dunia. Mereka berharap prestasi ini memicu semangat pelajar lain untuk ikut berani bermimpi dan tampil lewat sains.
“Jangan takut beda. Jadikan rasa ingin tahu sebagai kekuatanmu!” ujar salah satu anggota tim.
Prestasi ini jadi tamparan halus buat stigma bahwa madrasah itu hanya fokus agama. MAN 4 Jakarta Selatan justru membuktikan diri sebagai pusat inovasi, tempat lahirnya ilmuwan muda Indonesia yang siap bersaing global.
So, kamu masih mikir riset itu membosankan?
Yuk, mulai sekarang berani berkarya dan jadikan ilmu sebagai gaya hidup. Karena dunia ini butuh lebih banyak generasi muda yang melek sains dan haus inovasi.













