Nasional

Elok Bestari: Inovasi Sosial PGE Ulubelu Raih Proper Emas dengan Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera

Avatar
32
×

Elok Bestari: Inovasi Sosial PGE Ulubelu Raih Proper Emas dengan Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera

Sebarkan artikel ini

ULUBELU (LA)– PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali meraih PROPER Emas untuk dua wilayah operasionalnya, yaitu Area Kamojang untuk yang ke-14 kali dan Area Ulubelu untuk yang ke-3 kali.

Penghargaan ini sejalan dengan visi PGE menjadi perusahaan energi hijau kelas dunia, serta misinya untuk mengoptimalkan pengelolaan panas bumi dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan global.

Komitmen PGE dalam Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Corporate Secretary PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Kitty Andhora, menyatakan bahwa komitmen PGE tidak hanya dalam penyediaan energi bersih tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.

“PGE memiliki target pertumbuhan yang membutuhkan dukungan masyarakat. Mengembangkan energi panas bumi adalah langkah menuju masa depan yang lebih hijau, beralih dari energi fosil. Kami berharap kontribusi PGE dalam peningkatan taraf hidup masyarakat juga mendapatkan dukungan lebih luas,” ujar Kitty Andhora.

ELOC BESTARI: Program Berkelanjutan yang Mendukung Kelestarian Hutan

Area Ulubelu, dengan kapasitas terpasang 220 MW yang menyuplai sekitar 25% kebutuhan listrik di Provinsi Lampung, meraih PROPER Emas melalui program unggulannya, ELOC BESTARI (Empowering Local Communities-based Environmental Stewardship Through Social Forestry).

Program ini berfokus pada diversifikasi sumber pendapatan masyarakat dengan mengelola hutan sosial secara berkelanjutan melalui pemanfaatan panas bumi langsung (direct-use geothermal).

Melalui ELOC BESTARI, masyarakat lokal terlibat dalam rehabilitasi hutan untuk mengurangi ketergantungan pada aktivitas yang berisiko merusak lingkungan, seperti perambahan hutan. PGE juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui budidaya kopi, madu, dan pupuk organik.

PGE Ulubelu dan Program CSR Berkelanjutan

General Manager PGE Ulubelu, Hadi Suranto, menjelaskan bahwa dengan total jaringan pipa sepanjang hampir 45 km, PGE berdampingan langsung dengan delapan desa di sekitar fasilitas produksinya. Oleh karena itu, program CSR menjadi prioritas utama dalam mendukung operasional perusahaan.

“Program unggulan kami telah meraih berbagai penghargaan, mulai dari IGA Award 2024-2025, ISRA Award 2024, BISRA Award 2024, TANGGAMUS Award, hingga PROPER Emas yang ketiga kalinya. Kami menjalankan berbagai program CSR di bidang kelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan, dan tanggap bencana,” jelas Hadi.

Masyarakat sekitar Area Ulubelu mayoritas adalah petani kopi dengan lahan perhutanan sosial. Melalui program KUPS Margo Rukun Bestari, sebanyak 778 petani hutan telah mendapatkan izin pengelolaan dari Kementerian Kehutanan.

Selain itu, program ELOC BESTARI juga mencakup:

✅ Ulubelu Triumphant – Pengembangan pertanian modern melalui budidaya melon.

✅ Kuberseri – Program pelatihan dan fasilitas untuk mengelola usaha bersama.

✅ ERMi – Peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan konservasi air dan mitigasi bencana.

Dukungan Pertamina Group untuk Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa Pertamina Group terus berinovasi dengan mengedepankan konsep eco-inovasi dan inovasi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah Indonesia dalam membangun kemandirian energi dan ekonomi,” jelas Fadjar.

Hingga saat ini, program ELOC BESTARI telah memberikan manfaat bagi 1.362 penerima langsung, termasuk:

  • 112 buruh tani hutan
  • 787 petani kopi yang mengalami pengangguran sementara
  • 81 pemuda pengangguran
  • 348 lansia
  • 23 perempuan dalam kelompok rentan
  • 11 keluarga prasejahtera

Melalui langkah-langkah ini, PGE memastikan bahwa setiap inisiatifnya tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan