Menurut Ketua Panitia Serma Sakarni, para pemenang memperoleh hadiah tunai dan piala, serta tonggol juara. Adapun rincian hadiah:
- Juara I: Rp17 juta + piala
- Juara II: Rp15 juta + piala
- Juara III: Rp13 juta + piala
- Juara IV: Rp11 juta
- Juara V: Rp9,5 juta
- Juara VI: Rp7,5 juta
- Juara VII: Rp5,5 juta
- Juara VIII-IX-X: Rp3 juta masing-masing
Bonus tambahan juga diberikan oleh tokoh daerah:
- Rp10 juta dari Bupati Kuansing H. Suhardiman Amby untuk Juara I
- Rp7,5 juta dari Kadis Dukcapil Kuansing Mahviyen Trikon Putra untuk Juara II
- Rp5 juta dari Anggota DPRD Kuansing Hengky Prima Hidayat dan Ike Krisnawati untuk Juara III
Penghargaan Khusus: Dari Togak Luan hingga Tukang Onjai
Selain juara utama, panitia melalui dewan hakim juga memberikan penghargaan individu bagi awak jalur:
- Togak Luan Terbaik: Rayyan Arkan Dika (Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo, Desa Pintu Gobang Kari, Kuantan Tengah)
- Timbo Ruang Terbaik: Jalur Pisako Nagori Harapan Kito (Desa Sungai Langsat, Pangean)
- Tukang Onjai Terbaik: Jalur Panglimo Hitam Bintang Naghohi (Desa Ketaping Jaya, Inuman)
Tradisi yang Terus Hidup dan Berkembang
Pacu jalur bukan sekadar olahraga, tapi juga simbol kekuatan budaya dan solidaritas antarwarga. Kehadiran ribuan penonton dan semangat kompetisi yang menjunjung sportivitas menunjukkan bahwa warisan ini tetap lestari dan membanggakan.
Dari tepian sungai yang bergelora, semangat juang dan kekompakan awak jalur menjadi nyawa utama. Pacu Jalur bukan tentang menang atau kalah semata, tapi tentang harga diri, budaya, dan kebanggaan daerah.














