Berita

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lima Kali, Warga Diminta Waspada

30
×

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lima Kali, Warga Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
Gunung Lewotobi Laki-laki
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 2.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 3.584 meter di atas permukaan laut, Sabtu (15/3/2025) pukul 23.10 WITA (Foto: PVMBG)

Flores Timur, NTT – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan mengalami erupsi sebanyak lima kali pada Sabtu (15/3/2025). Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki mencatat letusan terjadi sejak pukul 18.00 WITA hingga 24.00 WITA.

Petugas PPGA, Yohanes Kolli Sorywutun, melaporkan bahwa letusan mencapai ketinggian antara 800 hingga 2.000 meter dengan asap berwarna kelabu. “Teramati lima kali letusan dengan tinggi 800 sampai 2.000 meter dan warna asap kelabu,” ujarnya pada Minggu (16/3/2025) dini hari.

Rincian Erupsi dan Aktivitas Seismik Tercatat lima kali letusan yang terjadi pada waktu berikut:

  • Pukul 18.11 WITA
  • Pukul 18.38 WITA
  • Pukul 20.49 WITA
  • Pukul 21.39 WITA
  • Pukul 23.10 WITA

Dari pengamatan visual, Gunung Lewotobi Laki-laki terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian mencapai 500 meter di atas puncak.

Dari sisi aktivitas seismik, terjadi enam kali gempa hembusan dengan amplitudo 2.9 mm hingga 11 mm dengan durasi 24-45 detik. Selain itu, tercatat satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 1 mm dan durasi 12 detik, satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 5.9 mm berdurasi 32 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 11 mm dan durasi 49 detik.

Status Siaga dan Imbauan bagi Masyarakat

Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berstatus Level III (Siaga). Oleh karena itu, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi serta sektoral barat daya – timur laut sejauh enam kilometer.

Selain itu, warga juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama bagi masyarakat di Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Dampak dan Langkah Pencegahan Bagi warga yang terdampak hujan abu, dianjurkan untuk menggunakan masker atau penutup hidung-mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.

Sementara itu, cuaca di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dalam periode pengamatan dilaporkan cerah hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 22-27 derajat Celsius. Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat laut.

Dengan peningkatan aktivitas vulkanik ini, masyarakat diharapkan selalu waspada dan memperhatikan informasi resmi dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.**

Tinggalkan Balasan