BeritaSiak

Kabupaten Siak Peringati Hari AIDS Sedunia, Komitmen Bersama Akhiri HIV/AIDS

26
×

Kabupaten Siak Peringati Hari AIDS Sedunia, Komitmen Bersama Akhiri HIV/AIDS

Sebarkan artikel ini
Hari AIDS Sedunia
Pemkab Siak bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Siak bekerjasama dengan Dewan Kesenian Siak (DKS) menggelar Peringatan Hari AIDS Sedunia bertemakan "Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa".

Siak, (LA) – Pemerintah Kabupaten Siak bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Siak dan bekerja sama dengan Dewan Kesenian Siak (DKS) menyelenggarakan peringatan Hari AIDS Sedunia dengan tema “Kesetaraan hak untuk semua, bersama kita bisa”.

Puncak peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Siak berlangsung meriah dengan acara talkshow, hiburan musik, pemeriksaan VCT (Voluntary Counselling and Testing) gratis, dan berbagai hadiah menarik yang disediakan oleh panitia.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat keterlibatan dan rasa memiliki seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Siak dan menjadi fokus utama bagi seluruh elemen untuk mencapai target akhir AIDS pada tahun 2030 sebagai bentuk komitmen bersama negara-negara di dunia.

Direktur Eksekutif KPA Kabupaten Siak Husni Merza mengatakan, penyelenggaraan peringatan Hari AIDS Sedunia ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk terus melakukan sosialisasi dan pencegahan terhadap kematian akibat HIV/AIDS.

“Pemerintah Kabupaten Siak dan masyarakat ingin menjadikan momentum Hari AIDS Sedunia ini sebagai titik tolak untuk memperlambat laju perkembangan virus tersebut. Bahkan kita ingin menghentikannya agar tidak ada lagi penularan HIV dan mereka yang terdampak dapat disembuhkan,” ujar Husni Merza pada pembukaan acara di Taman Tengku Syarifah Aminah, Rabu malam (18/12/2023).

Baca juga

Presiden Prabowo Subianto Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi dengan PM Pakistan di Kairo

Wakil Bupati Siak ini juga berharap agar para mahasiswa yang nantinya akan hadir dalam forum-forum tertentu dapat menyampaikan informasi tentang bahaya HIV/AIDS kepada teman-temannya.

Ia juga menyarankan agar setiap perguruan tinggi negeri di Kabupaten Siak membuat forum dan bekerjasama dengan KPA untuk mengedukasi masyarakat, mahasiswa dan anak sekolah tentang HIV/AIDS.

“Dalam rangka Hari AIDS Sedunia, kami melakukan salam tiga jari yang kami sebut dengan 3 Zero, yaitu zero infeksi HIV baru, zero kematian akibat AIDS, dan zero diskriminasi. Kami ingin tidak ada penyebaran HIV/AIDS, tidak ada kematian akibat AIDS dan tidak ada diskriminasi antara kami dan orang yang hidup dengan HIV/AIDS,” katanya.

Rozi Chandra, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak sekaligus Ketua II KPA Kabupaten Siak, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemandirian masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam mencegah penularan HIV dan AIDS.

Memperkuat kerjasama yang terintegrasi antar berbagai pemangku kepentingan dalam melaksanakan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Siak dan memobilisasi lebih banyak sumber daya untuk mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan bagi masyarakat.

“Tahun ini, kami berkolaborasi dengan DKS dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, yang berarti segmen ini perlu disentuh dan kita lakukan bersama-sama,” pungkasnya.

HIV tidak bisa diperangi secara sepihak, lanjutnya. Sebab, kata Rozi, HIV tidak hanya diselesaikan oleh pemerintah saja, melainkan oleh seluruh masyarakat, termasuk para seniman di Kabupaten Siak. Dengan begitu, HIV/AIDS dapat ditanggulangi secara tuntas.

Tinggalkan Balasan